Suku Banyak

Posted: Desember 27, 2011 in matematika SD

Masih ingatkah kamu tentang penjumlahan
bilangan bulat? Coba kerjakan beberapa soal
berikut.
2+ (-3) = . . .
-4 – (-5) = . . .
7 + (-2) = . . .
Jika kamu lupa, sebaiknya kamu pelajari
kembali. Pemahaman tentang penjumlahan
bilangan bulat diperlukan untuk dapat memahami
materi pada Bab 1 ini dengan baik.
Misalkan kamu akan berbelanja 5kg gula
dan 7 kg beras. Jika harga gula adalah g rupiah
perkilogram dan harga beras adalah b rupiah
perkilogram, maka uang yang harus kamu bayar
adalah 5g + 7b rupiah.
Bentuk 5g+7b adalah salah satu contoh
bentuk aljabar. Pada bentuk aljabar 5g+7b, g dan b
disebut variabel. Bilangan 5 disebut koefisien dari
g dan 7 disebut koefisien dari b. 5g dan 7b disebut
suku dari bentuk aljabar 5g+7b. Jadi 5g+7b terdiri
dari dua suku. Bentuk aljabar yang terdiri dari dua
suku disebut suku dua (binomial), yang mempunyai
tiga suku disebut suku tiga (trinomial) dan yang
terdiri dari dari satu suku disebut suku satu
(monomial). Bentuk aljabar yang mempunyai dua
suku atau lebih disebut suku banyak (polinomial).
Berikut ini beberapa contoh dari bentuk
aljabar.
1. 2h+6s-7k adalah contoh suku tiga
(trinomial).
A
1.1 Suku Banyak
Apa yang akan kamu
pelajari?
Mengelompokkan sukusuku
sejenis dari suatu
suku banyak.
Menyederhanakan suku
banyak
Menentukan hasil kali
suatu bilangan dengan
suku dua.
Menentukan hasil kali
suku satu dengan suku
dua.
Menentukan hasil kali
suku dua dengan suku
dua.
Menentukan perpangkatan
suku dua
Kata Kunci:
Suku-suku sejenis
Suku banyak (polinomial)
Suku satu (monomial)
Suku dua (binomial)
Suku tiga (trinomial)
Sifat Distributif
A Pengertian suku banyak
Matematika SMP Kelas VIII 3
Variabelnya adalah h, s dan k. Bilangan 2 adalah koefisien
dari h, 6 adalah koefisien s dan -7 adalah koefisien k.
2. -4w + 8 adalah contoh suku dua (binomial). Variabelnya
adalah w. Bilangan 8 disebut dengan konstanta.
Nama Suku Banyak Contoh
Suku dua (Binomial) 5h+2 f 8 c+2 C2 + 3C
Suku tiga (Trinomial) 3h+2f+m 52c+36w+4 C2-5c+2
Suku banyak yang lain (dapat memiliki suku-suku yang terbatas):
c4 + r3+2c+5+z 2×3 + 4×2+8t+z-3 3c3+3f+3h+2m+2x-5
Bila suatu bentuk hanya memiliki satu suku, maka bentuk itu
disebut monomial (suku satu) dan tidak termasuk dalam suku
banyak. Berikut contoh suku satu
7h, 3×2 z, 6cdr
Agar mudah dibaca dan difahami, penulisan suku banyak
biasanya memperhatikan urutan pangkat variabel dan urutan
huruf yang dipakai sebagai variabel.
a) 2s2 + 3a − 6y3 + 2a3 + 5t5 − 7 sering ditulis sebagai
5t 5 + 2a3 + 3a − 6y3 + 2s2 − 7 .
b) − 2×2 + 4 p2 − 5x + 6y3 + 2 p3 + 8 + 5t 2 sering ditulis
2 p3 + 4 p2 + 6y3 + 5t 2 − 2×2 + 8
Menyederhanakan Bentuk Aljabar
Ingatkah kamu bagaimana mengkombinasi dan
menyederhanakan bentuk aljabar seperti h + h + k + s + k + c
+ h ?
Ingat bahwa ada beberapa variabel yang sama. Kita menyebutnya
suku sejenis. Jika bentuk aljabar tersebut panjang dan
membingungkan, bentuk aljabar tersebut dapat dikelompokkan
berdasarkan suku-suku yang sama. Bila bentuk aljabar tersebut
dikelompokkan berdasarkan suku-suku yang sama, maka akan
diperoleh
( h + h + h ) + ( k + k ) + s + c = 3h + 2k + s + c .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s